MENGENAL TENTANG MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
A.
Pengertian manajemen sumber daya manusia
Manajemen telah banyak disebut
sebagai “seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain”. Definisi ini,
yang dikemukakan oleh Mary Parker Follet, mengandung arti bahwa para manager
mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk
melaksanakanberbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain dengan
tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.(1)
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur poses pemanfaatan sumber daya manusia
dan sumber-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu
tujuan tertentu. Manajemen ini terdiri dari enam unsur (6 M) yaitu: men,
money, methode, materials, machines, market.(3)
Unsur men (manusia) ini berkembang menjadi suatu bidang ilmu manajemen
yang disebut manajemen sumber daya manusia aau disingkat MSDM yang merupakan
terjemahan dari man power management. Manajemen yang mengatur unsur
manusia ini adayang menyebutnya manajemen kepegawaian atau manajemen personalia
(personnel management).(3)
Pengertian manajemen sumberdaya manusia terdiri atas dua kalimat manajemen dan
sumberdaya manusia. Manajemen adalah the art of getting things done trough
the effort of other people. Menurut Haiman manajemen adalah fungsi untuk
mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu
untuk mencapai tujuan bersama. Manajemen merupakan seni dan juga ilmu
perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan
sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.(2)
Sumberdaya manusia atau personalia adalah tenaga kerja, buruh atau pegawai yang
mengandung arti keseluruhan orang-orang yang bekerja pada suatu organisasi
tertentu. Jadi manajemen personalia atau manajemen sumberdaya manusia adalah
manajemen terhadap tenaga kerja, pegawai yaitu bagaimana memanaj dan mengatur
pegawai didalam perusahaan atau pengaturan tenaga kerja dalam suatu perusahaan
atau lembaga, dimana pengaturan tenaga kerja dalam arti seluas-luasnya.(2)
Sumber daya manusia merupakan salah
satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor yang
lain seperti modal. Oleh karena itu, SDM harus dikelola dengan baik untuk
meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, sebagai salah satu fungsi
dalam perusahaan yang dikenal dengan manajemen sumber daya manusia.(4)
Manajemen sumber daya manusia yang
sering disebut juga dengan manajemen personalia oleh para penulis didefinisikan
secara berbeda. Beberapa diantaranya adalah : (4)
Human resource management (HRM) may be defined as programs, politicies, and
practices for managing an organization’s work force. (4)
Definisi
lain mengatakan :
Manajemen personalia adalah perencanaan pengorganisasian, pengarahan, dan
pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi,
pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai
tujuan organisasi dan masyarakat. (4)
Selanjutnya
penulis lain mengatakan :
Human resource management is the activities undertaken to attract, develop,
motivate, and maintain a high performing workforce within the organization.
(4)
MSDM adalah suatu bidang manajemen
yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam organisasi
perusahaan. Unsur MSDM adalah manusia yang merupakan tenaga kerja pada
perusahaan. Dengan demikian, fokus yang dipelajari MSDM ini hanyalah masalah
yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia saja.(3)
Manusia selalu berperan aktif dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi
karena manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentu terwujudnya tujuan
organisasi. Tujuan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif karyawan meskipun
alat-alat yang dimiliki perusahaan begitu canggihnya. Alat-alat canggih yang
dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi perusahaan, jika peran aktif
karyawan tidak diikutsertakan. Mengatur karyawan adalah sulit dan kompleks,
karena mereka mempunyai pikiran, perasaan, status, keinginan, dan latar
belakang yang heterogen yang dibawa ke dalam organisasi. Karyawan tidak dapat
diatur dan dikuasai sepenuhnya seperti mengatur mesin, modal, atau gedung.(3)
MSDM adalah bagian dari manajemen. Oleh karena itu, teori-teori manajemen umum
menjadi dasar pembahasannya. MSDM lebih memfokuskan pembahasannya mengenai pengaturan
peranan manusia dalam mewujudkan tujuan yang optimal. Pengaturan itu meliputi
masalah perencanaan (human resources planning), pengorganisasian,
pengarahan, pengendalian, pengadaanm pengembangan, kompensasi, pengintegrasian,
pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian tenaga kerja untuk membantu
terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. (3)
Manajemen memang dapat mempunyai
pengertian lebih luas daripada itu, tetapi definisi diatas memberikan kepada
kita kenyataan bahwa kita terutama mengelola sumber daya manusia bukan material
atau financial. We are managing human resources. Di lain pihak, manajem
mencangkuo fungsi-fungsi perencanaan (penetapan apa yang akan dilakukan),
pengorganisasian (perancangan dan penugasan kelompok kerja), penyusunan
personalia (penarikan, seleksi, pengembangan, pemberian kompensasi dan
penilaian prestasi kerja), pengarahan (motivasi, kepemimpinan, integrasi,
pengelolaan konflik) dan pengawasan.(1)
Seperti ilmu lain yang menyangkut manusia tidak ada definisi manajemen
personalia, atau sekarang disebut manajemen sumber daya manusia, yang telah
diterima secara universal. Masing-masing penulis buku teks tentang bidang
tersebut membuat definisi yang berbeda satu dengan yang lain.(1)
a.
Menurut Flippo manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian
kompensasi, pengitegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar
tercapai berbagai tujuan individu, organisani dan masyarakat. Definisi ini
menggabungkan fungsi-fungsi manajemen dan fungsi-fungsi operatif di bidang
personalia.(1)
b.
French manajemen personalia sebagai penarikan, seleksi, pengembangan,
penggunaan dan pemeliharan sumber daya manusia oleh organisasi.(1)
c.
Drs. Malayu S.P Hasibuan, MSDM adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan
peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan
perusahaan, karyawan, dan masyarakat. (3)
d.
Dale Yoder, Manajemen personalia adalah penyedia kepemimpinan dan pengarahan
para karyawan dalam pekerjaan atau hubungan kerja mereka. (3)
e.
Andrew F. Sikula, Administrasi kepegawaian adalah penempatan orang-orang ke
dalam suatu perusahaan. Implementasi sumber daya manusia adalah : recruitment,
selection, training, education, placement, indoctrination, development. (3)
f.
John B. Miner dan Mary Green Miner, Manajemen personalia didefinisikan sebagai
suatu proses pengembangan, menerapkan, dana menilai kebijakan-kebijakan,
prosedur-prosedur, metode-metode, dan program-program yang berhubungan dengan
individu karyawan dalam organisasi. (3)
g.
Michel J. Jucius, Manajemen personalia adalah lapangan manajemen yang bertalian
dengan perencanaa, pengorganisasian, da pengendalian bermacam-macam fungsi
pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pemanfaatan tenaga kerja sedemikian
rupa sehingga : (3)
1. Tujuan untuk apa perkumpulan didirikan dan dicapai secara
efisien dan efektif.
2. Tujuan semua pegawai dilayani sampai tingkat yang
optimal.

B.
Fungsi Manajemen Sumberdaya Manusia
Fungsi-fungsi MSDM terdiri dari
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan,
pengembangan kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan
pemberhentian. Tujuanna ialah agar perusahaan mendapatkan rentabilitas laba
yang lebih besar dari persentase tingkat bunga bank. Karyawan bertujuan
mendapatkan kepuasan dari pekerjaannya. Masyarakat bertujuan mmeperoleh barang
atau jasa yang baik dengan harga yang wajar dan selalu tersedia di pasar, sedang
pemerintah selalu berharap mendapatkan pajak. (3)
A.FUNGSI MANAJERIAL MSDM
A.FUNGSI MANAJERIAL MSDM
1. Perencanaan
Perencanaan adalah merencanakan
tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan
perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan. Perencaaan dilakukan dengan
menetapkan program kepegawaian. Program kepegawaian meliputi pengorganisasian,
pengarahan, pengendalian,pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian,
pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian karyawan. Program kepegawaian
yang baik akan membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan, dan
masyarakat. (3)
2. Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan
menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi, dan
koordinasi dalam bagan organisasi. Organisasi hanya merupakan alat untuk
mencapai tujuan. Dengan organisasi yang baik akan membantu terwuudnya tujuan
secara efektif. (3)
3. Pengarahan
Pengarahan adalah kegiatan mengarahkan semua karyawa, agar mau bekerja sama dan
bekerja efektif serta efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan,
karyawan, dan masyarakat. Pengarahan dilakukan pimpinan dengan menugaskan
bawahan agar mengerjakan semua tugasnya dengan baik. (3)
4. Pengendalian
Pengendalian adalah kegiatan mengendalikan semua karyawan agar mentaati
peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sesuai dengan rencana. Apabila
terdapat penyimpangan atau kesalahan, diadakan tindakan perbaikan dan
penyempurnaan rencana. Pengendalian karyawan meliput kehadiran, kedisiplinan,
perilaku, kerja sama, pelaksaan pekerjaan, dan menjaga situasi lingkungan
pekerjaan. (3)
B.FUNGSI OPRASIONAL MSDM
B.FUNGSI OPRASIONAL MSDM
1. Pengadaan
Pengadaan adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi
untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan
yang baik akan membantu terwujudkan tujuan. (3)
2. Pengembangan
Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis,
konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan
pelaihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini
maupun masa depan.
3. Kompensasi
Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung, uang atau
barag kepada karyawan sebagi imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
Prinsip kompensasi adalah adil dan layak. Adil diartikan sesuai dengan prestasi
kerjanya, layak diartikan dapat memenuhi kebutuhan primernya serta berpedoman
pada batas upah minimum pemerintah dan berdasarkan internal dan eksternal
konsitensi. (3)
4. Pengintegrasian
Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan
kebutuhan karyawan, agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling
menguntungkan. Perusahaan memperoleh laba, karyawan dapat memenuhi kebutuhan
dari hasil pekerjaannya. Pengintegrasian merupakan hal yang penting dan sulit
dalam MSDM, karena mempersatukan dua kepentingan yang bertolak belakang. (3)
5. Pemeliharaan
Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik,
mental, dan loyalitas karyawan, agar mereka tetap mau bekerja sama sampai
pensiun. Pemeliharaan yang baik dilakukan dengan program kesejahteraan yang
berdasarkan kebutuhan sebagian besar karyawan serta berpedoman kepada internal
dan eksternal konsistensi. (3)
6. Kedisiplinan
Kedisiplinan merupakan fungsi MSDM yang terpenting dan kunci terwujudnya tujuan
karena tanpa disiplin yang baik sulit terwujud tujuan yang maksimal.
Kedisiplinan adalah keinginan da kesadaran untuk mentaati peraturan-peraturan
perusahaan dan norma-norma sosial. (3)
7. Pemberhentian
Pemberhentian adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu perusahaan.
Pemberhentian ini disebabkan oleh keinginan karawan, keinginan perusahaan,
kontrak kerja berakhir, pensiun, dan sebab-sebab lainnya. (3)
Bagaimanapun juga, personalia, seperti produksi, pemasaran, keuangan, dan
akuntansi juga merupakan bidang fungsional tersendiri dalam organisasi. Bidang
personalia ini mempunyai dua fungsi pokok, dimana fungsi pertama berkaitan
dengan fungsi kedua (1):
1. Untuk menjalin kerjamasama dalam
pengembangan dan administrasi berbagai kebijaksanaan yang mempengaruhi
orang-orang yang mempengaruhi orang-orang yang membentuk organisasi, dan
2. Untuk membantu para manajer mengelola
sumberdaya manusia.
Fungsi manajemen sumberdaya manusia adalah penarikan tenaga kerja, seleksi
tenaga kerja sampai ditempatkan, latihan dan pengembangan, mempromosikan
kejenjang yang lebih tinggi, kompensasi, koordinasi dan pemensiunan da
pemutusan hubungan kerja. Bahwa tugas manajemen sumberdaya manusia merupakan
tanggung jawab seluruh manajer yang ada didalam suatu organisasi atau
perusahaan menurut hirarki kewenangan.(2)
Tabel 1. Fungsi Manajemen Sumberdaya Manusia
Edwin
B. Flippo
|
Dale
Yoder
|
Drs.
M. Manulang
|
Drs.
Moekijat
|
Drs.
Malayu S.P. Hasibuan
|
1.Planning
2.Organizing
3.Directing
4.Controlling
5.Procurement
6.Development
7.Compensation
8.Integration
9.Maintenance
10.Separation
|
1. Staffing
- Recruitment
- Selection
- Promotion
- Placement
2. Employee,
Development
and training
3. Labour
Relation
4. Wage and
Salary
Administration
5. Employee,
Benefit and
Service
6. Research including the
meritment of Record
|
1. Precuring
-membuat anggaran kerja bagi
perusahaan
-membuat job analysis, job
description, job specification
-menentukan dan menghubungi
suber-sumber tenaga kerja
-mengadakan seleksi
2. Developing
-melatih dan mendidik pegawai
-mempromosikan dan memindahkan
pegawai
-mengadakan penilaian kecakapan
3. Maintenancing
-mengurus pemberhentian
-mengurus pensiun
-mengurus kesejahteraan
-karyawan termasuk pembayaran
upah, pemindahan, dll.
-motivasi
|
1. Perencanaan
2. Penilaian prestasi
3. Seleksi
4. Pengembangan dan pelatihan
5. Administrasi gaji dan upah
6. Lingkungan kerja
7. Pengawasan pelaksanaan
pekerjaan
8. Hubungan perburuhan
9. Kesejahteraan sosial
10. Penilaian dan riset
|
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pengendalian
5. Pengadaan
6. Pengembangan
7. Kompensasi
8. Pengintegrasian
9. Pemeliharaan
10. Kedisiplinan
11. Pemberhentian
|
C.
Perbedaan Manajemen Personaia dengan Manajemen Sumberdaya Manusia
Persamaan MSDM dengan manajemen
personalia adalah keduanya merupakan ilmu yang mengatur unsur manusia dalam
suatu organisasi, agar mendukung terwujudnya tujuan.
Perbedaan MSDM dengan manajemen personalia sebagai berikut:(3)
1. MSDM dikaji secara makro, sedangkan manajemen personalia
dikaji secara mikro.
2. MSDM menganggap bahwa karyawan adalah kekayaan (asset)
utama organisasi, jadi harus dipelihara dengan baik. Manajemen personalia
menganggap bahwa karyawan adalah faktor produksi, jadi harus dimanfaatkan
secara produktif.
3. MSDM pendekatannya secara modern, sedangkan manajemen
personalia pendekatannya secara klasik.
Manajemen personalia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumberdaya
manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah untuk memberikan kepada organisasi
satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen
personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan,
mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah
(kuantitas) dan tipe (kualitas) yang tepat.(1)
Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa manajemen personalia dan
sumberdaya manusia adalah “pengakuan” terhadap pentingnya satuan tenaga kerja
organisasi sebagai sumberdaya manusia yang vital bagi pencapaian tujuan-tujuan
organisasi, dan pemanfaatan berbagai fungsi dan kegiatan personalia untuk
menjamin bahwa mereka digunakan secara efektif dan bijak agar bermanfaat bagi
individu, organisasi dan masyarakat. Meskipun istilah “personalia” masih
digunakan dalam banyak organisasi untuk menamai departemen yang menangani
kegiatan-kegiatan seperti penarikan, seleksi, pemberian kompensasi dan
pelatihan karyawan, istilah “manajemen sumberdaya manusia” secara cepat
menggantikan. Namun demikian dalam masa peralihan “manajemen personalia dan
sumberdaya manusia” merupakan istilah yang paling banyak digunakan. Penggantian
istilah ini mencerminkan adanya peranan vital dan semakin penting yang
dimainkan sumberdaya manusia dalam suatu organisasi, adanya tantangan-tantangan
yang semakin besar dalam pengelolaan sumberdaya manusia secara efektif, serta
terjadinya pertumbuhan ilmu pengetahuan dan professionalism di bidang manajemen
personalia dan sumberdaya manusia.(1)
D.
Tujuan Sumberdaya Manusia
Manajemen sumberdaya manusia sangat diperlukan guna meningkatkan produktivitas
kerja serta efektivitas dan efisiensi di dalam penggunaan sumberdaya manusia.
Sehingga apa yang menjadi tujuan dari organisasi akan dapat tercapai sebagai
mana mestinya.
Tujuan MSDM sesungguhnya telah
disinggung diatas, yaitu untuk meningkatkan dukungan sumber daya manusia dalam
usaha meningkatkan efektivitas organisasi dalam rangka mencapai tujuan. William
B. Werther dan Keith Davis mengatakan : (4)
The purpose of human resource mnagement is to improve the productive
contribution of people to the organization in an etically and socially
responsible way. (4)
Secara lebih operasional (dalam arti
yang dapat diamati/diukur) untuk meningkatkan produktivitas pegarai, mengurangi
tingkat absensi, mengurangi tingkat perputaran kerja, atau meningkatkan
loyalitas para oegawai pada organisasi.
Selanjutnya, apa yang dilakukan organisasi dalam upaya mencapai tujuan tersebut
dan mengapa itu harus dilakukan, berkaitan dengan kegiatan atau aktivitas
manaheen sumber daya manusia, akan digambarkan secara umum sebagai berikut. (4)
Kegiatan atau aktivitas MSDM secara umum dapat di kategorikan menjadi empat,
yaitu : (4)
1. Persiapan dan pengadaan
Kegiatan persiapan dan pengadaan meliputi banyak kegiatan, diantaranya adalah
kegiatan analisis jabatan, yaitu kegiatan untuk mengetahui jabatan-jabatan yang
ada dalam organisasi beserta tugas-tugas yang dilakukan dan persyaratan yang
harus dimiliki oleh pemegang jabatan tersebut dan lingkungan kerja dimana
aktivitas tersebut dilakukan. Untuk dapat melakukan berbagai kegiatan sesuai
dengan tujuan dan sasaran, manajemen sumber daya manusia sudah barang tentu
harus mengetahui keseluruhan tugas yang ada dalam organisasi berikut dengan
rincian tugas, persyaratan tugas, dan standar kerja. (4)
Selanjutnya, sebagai landasan kegiatan dilakukan perencanaan sumber daya
manusia, yaitu memprediksi dan menentukan kebutuhan tenaga kerja pada masa
sekarang dan yang akan datang, baik jumlahnya maupun kealihannya atau jenisnya.
Rencana sumber daya manusia akan menunjukkan jumlah yang akan direkrut dan
kapan dilakukan rekrutmen untuk menarik calon pegawai yang berpotensi untuk
mengisi jabatan. Setelah sekumpulan pelamar diperoleh, dilakukan seleksi untuk
mendapatkan pegawai yang memenuhi persyaratan. Kemudian, setelah mereka
diterima, sering kali kemampuan mereka sepenuhnya belum sesuai dengan keinginan
organisasi, sehingga dilakukan program orientasi, setelah itu dilakukan
penempatan. (4)
2. Pengembangan dan Penilaian
Setelah mereka bekerja secara berkala dan harus dilakukan pelatihan-pelaihan.
Hal ini diperluka untuk meningkatkan produktivitas pegawai dan menjaga
terjadinya keusangan kemampuan pegawai akibat perubahan-perubahan yang terjadi
dalam lingkungan kerja. Kemudian dilakukan penilaian yang bertujuan untuk
melihat apakah unjuk kerja pegawai sesuai dengan yang diharapkan, dan
memberikan umpan balik untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja. Selanjutnya
membantu perencanaan karier pegawai dalam organisasi agar selaras dengan
kebutuhan organisasi. Ini diperlukan sebagai usaha pebgembangan kemampuan
pegawai, karena pegawai yang memasuki suatu organisasi senantiasa menginginkan
jabatan yang lebih tinggi dan biasanya dengan tanggung jawab dan gaji yang
lebih tinggi. (4)
3. Pengkompensasian dan Perlindungan
Hal ini disebabkan pegawai menginginkan balas jasa yang layak sebagai
konsekuensi pelaksanaan pekerjaan. Selain itu juga untuk melindungi pegawai
dari akibat buruk yang mungkin timbul dari pelaksanaan pekerjaan, serta untuk
menjaga kesehatan pegawai. (4)
4. Hubungan-hubungan Kepegawaian
Hubungan-hubungan kepegawaian meliputi usaha untuk memotivasi pegawai,
memberdayakan pegawai, yang dilakukan melalui penataan pekerjaan yang baik,
meningkatkan disiplin pegawai agar mematuhi aturan, kebijakan-kebijakan yang
ada dan melakukan bimbingan. Selanjutnya, dalam waktu tertentu harus dilakukan
penilaian tentang sejauh mana manajemen sumber daya manusia tersebut memenuhi
fungsinya, yang dilakukan melalui apa yang disebut audit sumber daya manusia.
(4)
Hal yang penting untuk diperhatikan oleh organisasi adalah bagaimana memperoleh
tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan posisi yang akan diduduki, bagaimana
mengembangkannya dan memelihara tenaga kerja, menggunakan serta mengevaluasi
hasil kerja.
Ada lima hal yang penting dala batasan manajemen yang perlu diketahui,
yaitu:(2)
1.
Adanya suatu organisasi atau lembaga atau perusahaan.
2. Organisasi tersebut mempunyai tujuan tertentu yang
sudah ditetapkan terlebih dahulu.
3.
Dalam organisasi tersebut bekerja sekelompok orang sebagai tenaga kerja.
4. Perlunya pengaturan orang-orang yang bekerja sama
dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Tujuan Manajemen Sumberdaya Manusia pada prinsipnya ada dua jenis,
yaitu:(2)
1. Production
mainded, merupakan usaha-usaha pihak organisasi atau perusahaan agar para
tenaga kerja bersedia memberikan prestasi yang sebesar-besarnya (mencapai
produktifitas yang maksimum) ini dapat dicapai dengan melalui fungsi-fungsi
manajemen yang ada dalam organisasi atau perusahaan.
2. People
mainded, mempunyai pengertian hanya dengan perhatian yang sungguh-sungguh
dari pihak perusahaan kepada tenaga kerja antara lain dengan pelayanan yang
sebaik mungkin, system birokrasi yang pendek, kondisi pekerjaan dan lingkungan
kerja yang layak, jaminan-jaminan social yang layak dan sebagainya
E.
Komponen MSDM
1. Pengusaha
Pengusaha adalah setiap orang yang menginvestasikan modalnya untuk memperoleh
pendapatan dan besarnya pendapatan itu tidak menentu tergantung pada laba yang
dicapai perusahaan tersebut. (3)
2. Karyawan
Karyawan adalah penjual jasa dan mendapat kompensasi yang besarnya telah
ditetapkan terlebih dahulu. Mereka wajib dan terikat untuk mengerjakan
pekerjaan yang diberikan dan berhak memperoleh kompensasi sesuai dengan
perjanjian. Posisi karyawan dalam suatu perusahaan dibedakan atas karyawan
operasional dan karyawan manajerial (pimpinan). (3)
a. Karyawan Operasional : setiap orang yang secara langsung
harus mengerjakan sendiri pekerjaannya sesuai dengan perintah atasa.
b. Karyawan Manajerial : setiap orang yang berhak memerintah
bawahannya untuk mengerjakan sebagian pekerjaannya dan dikerjakan sesuai dengan
perintah. Mereka mencapai tujuannya melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
3. Pemimpin atau Manajer
Pemimpin adalah seseorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya untuk
mengarahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut
dalam mencapai suatu tujuan. Kepemimpinan adalah gaya seorang pemimpin
mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerja sama dan bekerja efektif sesuai dengan
perintahnya. Asas-asas kepemimpinan adalah bersikap tegas dan rasional,
bertindak konsisten dan berlaku adil dan jujur. (3)
F.
Peranan MSDM
MSDM mengatur dan menetapkan program kepegawaian yang mencakup masalah-masalah
sebagai berikut: (3)
1. Menetapkan jumlah, kualitas, dan penempatan tenaga kerja
yang efektif sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan job description,
job specification, job requirement, job evaluation
2. Menetapkan penarikan, seleksi, dan penempatan karyawan
berdasarkan asas the right man in the right place and the right man in the
right job
3. Menetapkan program kesejahteraan, penngembangan, promosi,
dan pemberhentian
4. Meramalkan penawaran dan permintaan sumber daya manusia
pada masa yang akan datang
5. Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumya dan
perkembangan perusahaan pada khususnya.
Peranan MSDM diakui sangat menentukan bagi terwujudnya tujuan, tetapi untuk
memimpin unsur manusia ini sangat sulit dan rumit. Tenaga kerja manusia selain
mampu, cakap, dan terampil, juga tidak kalah pentingnya kemauan dan kesungguhan
mereka untuk bekerja efektif dan efisien. Kemampuan dan kecakapan kurang
berarti jika tidak diikuti moral kerja dan kedisiplinan karyawan dalam
mewujudkan tujuan. (3)
G.
Pendekatan dalam Manajemen Sumberdaya Manusia
Ada empat macam pendekatan manajemen sumberdaya manusia guna menelaah manajemen
personalia dan sumberdaya manusia, yaitu:(2)
1. Pendekatan sumberdaya manusia adalah pengelolaan
dan pendayagunaan sumberdaya manusia. Martabat dan kepentingan hidp manusia
hendaknya tidak diabaikan agar kehidupan mereka layak dan sejahtera.
2. Pendekatan manajerial, analisis prestasi pekerja
dan kehidupan kerja setiap karyawan tergantung pada atasan langsungnya dimana
karyawan berada.
3. Pendekatan sistem , bagian personalia merupakan
subsistem dari system organisasi atau perusahaan, maka perlu dievaluasi dengan
criteria besarnya kontribusi yang dibuat organisasi.
4. Pendekatan proaktif, manajemen sumberdaya manusia
dapat meningkatkan kontribusinya kepada karyawan, manajer, dan organisasi
melalui antisipasinya terhadap masalah-masalah yang timbul.
H.
Metode Pendekatan MSDM
1. Pendekatan Mekanis
Mekanisasi (otomatisasi) adalah mengganti peranan tenaga kerja manusia
dengan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan. Penggantian ini berdasarkan
kepada pertimbangan ekonomis, kemanusiaan, efektivitas, dan kemampuan yang
lebih besar dan lebih baik.
Pendekatan mekanis ini menitikberatkan analisisnya kepada spesialisasi,
efektivitas, standardisasi, dan memperlakukan karyawan sama dengan mesin.
Spesialisasi semakin mendalam dan pembagian kerja semakin mendetail sebagai
akibat perkembangan perusahaan dana kemajuan teknologi canggih. (3)
Pendekatan mekanis ini akan mengakibatkan timbulnya masalah-masalah berikut:
(3)
a. Pengangguran teknologis
b. Keamanan ekonomis
c. Organisasi buruh
d. Kebanggaan dalam pekerjaan
2. Pendekatan Paternalis
Pada pendekatan paternalis (paternalistic approach) , manajer untuk
pengarahan bawahannya bertindak seperti bapak terhadap anak-anaknya. Para
bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas-fasilitas diberikan, bawahan
dianggap sebagai anak-anaknya.
Tegasnya karyawan dianggap serta diperlakukan oleh manajer sebagai anak-anaknya
saja. Pendekatan ini mengakibatkan karyawan menjadi manja, malas sehngga
produktivitas kerjanya turun. Akhirnya laba berkurang bahkan perusahaan bisa
rugi dan kelangsungan hidupnya terancam. Hal ini mendorong timbulnya pendekatan
sistem sosial. (3)
3. Pendekatan Sistem Sosial
Pendekatan sistem sosial ini memandang bahwa organisasi/perusahaan adalah suatu
sistem yang kompleks yang beroperasi dalam lingkungan yang kompleks yang bisa disebut
sebagai sisem yang ada diluar.
Pendekatan sistem sosial ini hendaknya menekankan kepada kesadran atas tugas
dan tanggung jawab setiap individu maupun kelompok agar kepuasan kerja karyawan
dan tujuan perusahaan mencapai hasil yang optimal. Pendekatan sistem sosial ini
akan dapat berkembang dengan baik, interaksi vertikal dan horizontal yang
mulus, partisipasi dan loyalitas karyawan yang tinggi, hanya akan tercapai jika
komunikasi formal dan informal sering dilakukan dalam organisasi.
Komunikasi yang diterapkan hendaknya komunikasi dua arah (two way trafic) dan
umpuan balik (feed back) yang positif. Dengan komunikasi dua arah maka
akan terbina saling pengertian, yang akhirnya terbentuk suatu hubungan sosial
yang baik dan menguntungkan. (3)

I.
Sasaran-sasaran MSDM
Sebagai acuan atau standar melalui
mana kegiatan sumber daya manusia yang dilakukan dapat mencapai tujuannya yakni
membantu organisasi untuk mencapai tujuannya, kegiatan-kegiatan tersebut harus
megacu pada 4 sasaran atau dimensi, yaitu : (4)
1. Societal Objective :
Kegiatan yang dilakukan harus dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat,
organisasi, atau perusahaan.
2. Organizational Objective :
Kegiatan yang dilakukan harus dapat memberikan bantuan untuk mencapai tujuan
organisasi. Agar organisasi dapat bertahan dan memberi manfaat, organisasi
harus dapat mencapai keuntungan atau bekerja secara efektif dan efisien yang
harus ditunjukkan untuk meningkatkan produktivitas organisasi.
3. Fungsional Objective :
Sasaran ini mengusahakan adanya kesesuaian antara kegiatan, kemampuan
departemen sumber daya manusia, dengan kegiatan bisnis dan
perubahan-perubahannya. Diharapakan seorang yang memiliki pengetahuan luas
mengenai internal bisnis, strategi bisnis dan lingkungan luar agar dapat
melakukan program-program sesuai dengan tujuan.
4. Personal Objective :
Kegiatan yang dilakukan harus dapat membantu pegawai untuk mencapai
tujuan-tujuan pribadi. Untuk itu perusahaan harus memberikan kemungkinan untuk
mencapainya.
J.
Masalah-masalah yang terjadi MSDM
Masalah-masalah ekonomis meliputi hal-hal berikut: (3)
1. Semakin terbatasnya faktor-faktor produksi menuntut agar
sumber daya manusia dapat bekerja lebih efektif dan efisien
2. Semakin didasari bahwa sumber daya manusia paling
berperan dalam mewujudkan tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat
3. Karyawan akan meningkatkan moral kerja, kedisiplinan, dan
prestasi kerjanya jika kepuasan diperolehnya dari pekerjaannya
4. Terjadinya persaingan yang tajam untuk mendapatkan teaga
kerja berkualitas diantara perusahaan
5. Para karyawan semakin menuntut keamanan ekonominya pada
masa depan
Masalah-masalah politis meliputi hal-hal berikut: (3)
1. Hak asasi manusia semakin mendapat perhatian dan kerja
paksa tidak diperkenankan lagi
2. Organisasi buruh semakin banyak dan semakin kuat
mengharuskan perhatian yang lebih baik terhadap sumber daya manusia
3. Campur tangan pemerintah dalam mengatur perburuhan
semakin banyak
4. Adanya persamaan hak dan keadilan dalam memperoleh
kesempatan kerja
5. Emansipasi wanita yang menuntut kesamaan hak dalam
memperoleh pekerjaan
Masalah-masalah sosial meliputi hal-hal berikut: (3)
1. Timbulnya pergeseran nilai di dalam masyarakat akibat
pendidikan dan kemajuan teknologi
2. Berkurangnya rasa kebanggan terhadap hasil pekerjaan,
akibat adanya spesialisasi pekerjaan yang mendetail
3. Semakin banyak pekerja wanita yang karena kodratnya perlu
mendapat pengaturan dengan perundang-undangan
4. Kebutuhan manusia yang semakin
beraneka ragam, material dan nonmaterial yang harus dipenuhi oleh perusahaan
Daftar
Pustaka
(1) Handoko, T. Hani, Manajemen Personalia dan
Sumberdaya Manusia, BPFE UGM, Yogyakarta, 1996.
(2) Hudiyanto Hadir, dan Mukhyi Moh. Abdul,
Pengantar Manajemen Sumberdaya Manusia, Gunadarma, Jakarta, 1995.
(3) Hasibuan, Malayu S.P, Manajemen Sumberdaya
Manusia, Jakarta, 2005.
(4) Drs. Hariandja, Marihot Tua Efendi M.Si, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta, 2002.
DON'T FORGET COMMENT :) !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar